Tampilkan postingan dengan label calon ppa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label calon ppa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Oktober 2011

Pembinaan PPA di Gereja St. Kristus Raja Tarongko

Pada tanggal 21 Agustus 2011 pembinaan PPA diadakan di St. Kristus Raja Tarongko yang sebelumnya direncanakan akan diadakan di St. Lapandan, namun karena pada saat itu ada rapat OMK di St. Lapandan maka pembinaan PPA dipindahkan ke St. Tarongko.
Pembinaan di St. Tarongko dimulai pada pukul 11.00 WITA. Pembinaan diawali dengan doa yang dipimpin oleh salah satu calon anggota PPA dari St. Batupapan yaitu Meydelin, kemudian calon anggota diabsen, jumlah calon anggota yang datang pada hari itu  hanya 25 orang. Setelah diabsen para calon mendengar pengarahan dari saudari Ike dan Gerardus yang kemudian dilanjutkan dengan pembawaan materi mengenai “HAL – HAL PENTING DALAM MISDINAR” yaitu:
1.         Misdinar hadir paling lambat 30 menit sebelum misa dimulai.
2.         Penampilan misdinar harus rapi, bagi perempuan rambut harus diikat.
3.         Ada 3 cara hormat yaitu :
·         Menundukkan kepala untuk Pastor
·         Membungkuk untuk altar dan salib
·         Berlutut untuk perarakan masuk dan keluar
4.         Setiap memberi sesuatu kepada Pastor/ menghadap Pastor, misdinar harus hormat dengan menundukkan kepala .
5.         Tongkat salib hanya digunakan dalam perarakan masuk dan keluar, dengan Corpus menghadap ke depan.
6.         Lilin digunakan pada saat perarakan masuk,  menerangi bacaan, menjemput perarakan persembahan, dan untuk menerangi komuni.
7.         Pendupaan digunakan pada saat perarakan masuk, diambil setelah bacaan kedua untuk mendupai Injil, diambil setelah perarakan persembahan untuk mendupai altar, persembahan dan umat, doa syukur agung yaitu Konsekrasi dan Doksologi.
8.         Pemercikan umat hanya 1 kali dilakukan yaitu pada saat perarakan masuk bisa pula dalam ritus tobat.
9.         Lonceng panjang dibunyikan pada saat
·         Akhir lagu pembuka
·         Akhir doa umat yang menandakan bahwa kita akan masuk ke dalam liturgi ekaristi.
·         Doksologi
·         Epiklesis
10.      Lonceng 1 kali dibunyikan dalam menjelang komuni setelah doa menjelang komuni lonceng tidak digunakan lagi, lonceng dalam konsekrasi dibunyikan 3 kali bersamaan dengan pendupaan 3 kali, saat imam berlutu dalam konsekrasi, lonceng juga dibunyikan saat kemulian/ glory dan kudus.
Setelah pembawaan materi dilanjutkan dengan varia yang dibawakan oleh Flora, Ari, dan Gerardus.
DSC03913.JPG
DSC03914.JPG
Setelah  itu para calon PPA dipersilahkan makan, doa  dipimpin oleh saudari Katrina.
                Setelah makan siang semua calon berkumpul di luar gereja, sedangkan didalam gereja diadakan tes susulan yang diawasi oleh saudari Ike.
DSC03930.JPG DSC03923.JPG
Setelah tes yang diberikan kepada Cici selesai dikerjakan semua calon PPA masuk ke dalam gereja, kemudian para calon PPA yang belum latihan misdinar sebelumnya dibagi ke dalam 2 kelompok. Kelompok I dipimpin oleh Gerardus dan kelompok ke II dipimpin oleh Ike .
       DSC03989.JPG DSC03954.JPG
Setelah latihan misdinar selesai, semua para calon kembali berkumpul kemudian mendengar beberapa nasehat  dari kakak – kakak pembina dan diakhiri dengan doa penutup oleh saudari Ike.
                Buat adik – adik calon PPA jangan lupa pada hari Sabtu ada pembinaan di St. Lapandan jangan sampai ngak datang yach... dan jangan sampai hal – hal yang suadah kalian terima selama ini hanya terbuang sia- sia.... OKEy... SOLIDEO.
Tidak lupa para kakak pembina mengucapkan:
Rio          : Semoga engkau menjadi teladan sejati...Selamat memperingati Pesta Pelindung PPA.
Rudi       : Met ultah PPA......semoga kita dapat mengikuti teladan Santo Tarsisius demi untuk mengembangkan organisasi ini... Jaya selalu PPA. GBU all..
Gerardus: Walaupun kita tidak megadakan acara kumpul2 / misa bersama, maka saya menjajak teman – teman, marilah kita bersama – sama memohon kepada St. Tarsisius agar mendoakan kita agar kita semua senantiasa dikasihi oleh Tri Tunggal agar kita senantiasa memiliki semangat St. Tarsisius dan organisasi kita kembali jaya. Santo Tarsisius doakanlah kami agar dapat berdiri kokoh dalam iman kami . AMIN.






Senin, 15 Agustus 2011

TES CALON PPA


Pada tanggal 14 Agustus 2011, pertemuan  PPA kembali dilanjutkan di St. Mamabo namun bukan untuk bimbingan lagi melainkan  untuk mengetes  sampai dimana  persiapan para calon PPA untuk menjadi anggota PPA pelayan Kristus.  Walaupun lokasi tempat tujuan bisa dikatakan cukup jauh namun tidak menyurutkan semangat para calon PPA untuk hadir, namun ada beberapa calon yang tidak sempat hadir dikarenakan  adanya kesibukan yang tidak dapat ditinggalkan. Para calon PPA tiba  di St. Mamabo pada pukul 11.00, kemudian disusul oleh kakak- kakak anggota PPA lainnya.
Sebelum tes dimulai, diawali dengan doa yang dipimpin oleh Gerardus anggota PPA dari Tarongko kemudian dilanjutkan pemberian materi kilat dari kakak – kakak anggota karena masih ada beberpa calon yang belum menerima materi tentang “LITURGI”. Setelah itu para calon diajak keluar untuk belajar kemudian mereka dibagi menjadi 4 kelompok, sementara kakak anggota mempersiapkan soal yang ditempel di setiap kursi gereja,  soal tersebut dibuat oleh saudari Eunike. Soal terdiri dari 10 bagian dan 1 diantaranya adalah praktek seperti : Bagaimana cara mendupai ? Bagaimana membunyikan lonceng pada lagu kudus? dan Bagaimana sikap yang baik saat memasuki gereja ?. Setelah semuanya siap para calon anggota dipersilahkan masuk kedalam gereja. Masing – masing soal dikerja selama 2 menit kemuadian berpindah kebagian berikutnya.




Setelah mengerjakan semua soal para calon anggota dipersilahkan untuk makan sementara kakak anggota langsung memeriksa hasil tes.
Dari hasil tes tersebut hanya ada 10 calon yang lulus. Rata –rata kelemahan para calon PPA karena belum menghafal susunan Tata Perayaan Ekaristi dan tidak mengetahui nama – nama alat liturgi yang justru pada pertanyaan tersebut memiliki skor yang tinggi.
Setelah makan siang para calon PPA mengikuti rekreasi terpimpin yang dibawakan oleh Gerardus dan Flora. Untuk tidak membuang – buang waktu setelah rekreasi terpimpin diadakan remedial sekaligus dengan tes pramental. Pada tes pramental calon PPA kembali dibagi kedalam 7  kelompok. Tes pramental ini dilaksanakan di luar gereja yang dibagi atas  7 pos yang dipegang oleh kakak angota, kecuali pos 6.


Pos 1: Otto dan Andre
 
  
Pos 2 : Rio dan Rudi

Pos 3 : Gerardus


Pos 4 : Eunike dan Khenny

Pos 5 : Sepri dan Novi

Pos 6 : Flora dan Resky

Pos 7 : Ari dan Yospin


Tes pramental dimulai pada pukul 14.00 dan berakhir pada pukul 17.30 WITA. Karena  sudah lewat dari waktu yang ditentukan yaitu pukul 17.00 calon anggota yang belum masuk ke beberapa pos terpaksa digabung dengan kelompok lain, setelah semuanya selesai dan berkemas kami semua pulang dengan diakhiri tentunya dengan doa.
Untuk para calon PPA jangan kapok – kapok yach ikut bimbingan, kalau dimarahi tentunya itu semua untuk kebaikan kalian dan untuk yang belum lulus pada tes hari ini jangan patah semangat , masih banyak waktu untuk belajar, kami yakin kalian semua pasti bisa, cayoo!!!! N keep smile ,sampai jumpa minggu depan di St. Lapandan.



 By: Khenny Octavia
(Koord. Bid Publikasi dan Dokumentasi)

Selasa, 09 Agustus 2011

PEMBINAAN CALON PPA 7 AGUSTUS 2011


Pada hari Minggu, 7 Agustus 2011 bertempat di Gereja Stasi Hati Kudus Yesus Mariali, diadakan pembinaan Calon PPA Santo Tarsisius Wilayah Utara Paroki Makale. Pembinaan ini merupakan gabungan semua Calon PPA dari stasi-stasi se-Wilayah Utara. Dengan menggunakan mobil trek milik Ketua Depas Wilayah Utara Paroki Makale para calon dari Stasi Mandetek, Lapandan dan Tarongko diangkut menuju lokasi pembinaan dengan melalui jalur Lapandan. Merekalah yang pertama tiba di lokasi. Menyusul kemudian Stasi Lion yang menggunakan mobil sendiri, lalu Stasi Batupapan dan Mamabo. 


Pembinaan diawali dengan Doa Pembuka yang dipimpin oleh salah seorang calon dari Mariali. Setelah itu diadakan pendataan calon dan hanya ada 34 orang yang hadir pada pembinaan kali ini. Berbeda dengan pembinaan pada tahun 2010 lalu jumlah calon PPA yang berhasil di data adalah 69 orang. Berdasarkan keterangan dari calon-calon PPA, banyak rekan-rekannya yang mengundurkan diri dengan berbagai alasan, salah satu diantaranya sudah terlalu lama menunggu pembinaan yang cukup lama ditunda. Ada juga yang merasa sudah tua karena sudah SMA. Dan masih banyak lagi. 34 orang yang hadir inilah yang akan dibina untuk menjadi Putra dan Putri Altar.

Setelah pendataan calon dilanjutkan dengan perkenalan masing-masing calon. Setelah itu acara selanjutnya yaitu materi “Perlengkapan Liturgi” yang dibawakan oleh Flora, Gerardus dan Rudi. Setelah itu Materi II yakni “Cara Menggunakan Alat Misdinar” yang dibawakan oleh Eunike.

 



Setelah materi selesai, mulailah para calon dibagi ke dalam 4 kelompok yang terdiri dari 6 orang tiap kelompok. Tiap kelompok akan dilatih tata cara misdinar. Namun karena waktu tidak memungkinkan hanya ada 1 kelompok saja yang bisa dilatih. Dan acara selesai sekitar Pukul 15.00 WITA.

Sampai di sini pembinaan kali ini. Selanjutnya ke-34 calon ini akan mengikuti Tes minggu depan, 14 Agustus 2011 di Stasi Santa Anna Mamabo. So, buat calon-calon PPA St. Tarsisius Wilayah Utara Paroki Makale, pesan saya, belajar dengan baik, kuasai semua materi yang telah diberikan dan jaga kesehatan agar bisa mengikuti tes pada hari Minggu.
Okeiii. See U next time.

Senin, 18 Juli 2011

Materi Pembinaan

Bagi teman-teman yang ingin mendownload Materi Pembinaan Calon PPA silahkan klik di sini .

Materi ini dipakai pada pembinaan Putra Putri Altar Santo Tarsisius Wilayah Utara Paroki Makale pada tahun 2010.

Minggu, 17 Juli 2011

PEMBINAA CALON PPA KEMBALI DILANJUTKAN


Setelah sekian lama, akhirnya pembinaan untuk calon PPA ST. TARSISIUS WILAYAH UTARA PAROKI MAKALE kembali dilanjutkan. Minggu, 17 Juli 2011 merupakan awal Pembinaan bagi para calon yang dilaksanakan di tiga tempat. Yang pertama di Stasi Mandetek yang diikuti oleh calon dari Stasi Mandetek, Lapandan dan Lion. Yang Kedua di Stasi Batupapan, yang diikuti oleh calon dari Stasi Batupapan, Mamabo, dan To' Bo'ne. Dan yang ketiga diselenggarakan di Stasi Mariali yang diikuti oleh calon dari Stasi Mariali, Suka dan Tarongko.


Untuk pembinaan di Mandetek, materi dibawakan oleh Eunike dengan judul "MENGENAL PERLENGKAPAN LITURGI" dan "PENJELASAN TATA CARA MISDINAR DALAM PERAYAAN EKARISITI. Setelah materi selesai, dilanjutkan dengan dinamika kelompok, dimana tiap kelompok yamg berjumlah tiga kelompok, terdiri dari 7 orang. Masing-masing kelompok membagi tugas untuk bertugas dalam Latihan yang akan dilaksanakan pada pertemuan selanjutnya.



Di Stasi Batupapan, materi Pembinaan dibawakan oleh Radu bersama Ari, dan di Stasi Mariali dibawakan oleh Rudhy.



Oke deh... Buat calon-calon yang telah mengikuti Pembinaan, yang rajin ya....
Published with Blogger-droid v1.7.4

Senin, 21 Juni 2010

CALON PPA ST. TARSISIUS WILAYAH UTARA PAROKI MAKALE ANGKATAN V


Inilah wajah-wajah baru yang akan menjadi putra dan putri altar di Wilayah Utara Paroki Makale. Mereka telah mengikuti Pembinaan Calon PPA yang diadakan oleh Team Kerja Penerimaan Anggota Baru Angkatan V PPA St. Tarsisius Wilayah Utara Paroki Makale. Pembinaan sudah mulai diadakan sejak sejak tanggal 11 April 2010. Pembinaan pertama teesebut diadakan di Stasi Mariali. Dalam pembinaan tersebut, Pastor Yans selaku pastor koordinator PPA PAROKI MAKALE, memberikan beberapa arahan tentang putra putri altar, satu diantaranya penampilan saat melayani di sekitar altar.Pembinaan selanjutnya dilaksanakan setiap hari Minggu di stasi yang telah ditentukan. Namun, pada tanggal 13 Mei 2010 dalam rapat Depas wilayah, pastor paroki telah memberhentikan kegiatan pembinaan. Alasannya karena kita mengadakan pembinaan yang tidak dihadiri oleh pastor. Jadi mulai saat itu pembinaan dihentikan. Depas Wilayah Utara meminta Team Kerja untuk bersabar menunggu konfirmasi dari pastor kapan pembinaannya bisa dilanjutkan, tapi sampai sekarang belum ada konfirmasinya. kami hanya bisa berharap semoga Depas Wilayah cepat menindaklanjuti kelanjutan pembinaan ini karena anggota PPA WILUT PAROKI MAKALE sudah sangat minim. Bahkan 4 dari 9 stasi yang ada di Wilayah Utara Paroki Makale tidak memiliki Putra Putri Altar.